PERSONAL CARE – ASURANSI KECELAKAAN

Foto Ilustrasi dari babatpos.com dan antara

Defenisi Kecelakaan :

Kejadian yang muncul secara tiba-tiba dan tak terduga, dan menyebabkan Tertanggung cidera, yang sifat dan tempatnya dapat dibuktikan secara medis.

 Beberapa Fakta Mengenai Kecelakaan :

  • Ada 85 orang Perhari atau  30.000 orang per tahun  di Indonesia Tewas akibat kecelakaan Lalu Lintas

  • Aada 99 ribu kasus kecelakaan kerja per tahun  dan 70% berakhir kematian dan cacat tetap.

  • Data Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia pada 2017 menyebut, tiap tahun tercacat ada 28 ribu-38 ribu orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Indonensia

– Sumber : http://makassar.tribunnews.com/2018/08/09/korban-meninggal-karena-kecelakaan-lalu-lintas-di-indonesia-tertinggi-di-dunia

Siapkah Anda tanpa Asuransi Kecelakaan ?

Jangan Khawatir, kami sudah ada Solusinya.

 

Agen Asuransi Anda

Jhonson H Silalahi

HP/WA/Tele/Line: 0811. 636341  / 0819.636341

Email : Jhs@SilalahiCorporation.com

Advertisements
Posted in Personal Care - Asuransi Kecelakaan | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Claim Asuransi bisa ditolak jika SIM Pengendara mati.

tirto.id

Musibah kecelakaan lalu lintas bisa menimpa siapa saja. Korban harus mengeluarkan biaya pengobatan atau perbaikan untuk kendaraan. Tentunya, nilai yang harus dikeluarkan tidak kecil, maka pentingnya peran asuransi.

Dengan asuransi, biaya yang harus dikeluarkan korban sedikit berkurang atau bahkan diganti sepenuhnya. Namun, tidak sedikit kasus, nasabah justru tidak mendapatkan ganti rugi sepeser pun, gara-gara klaimnya ditolak pihak asuransi.

Contoh kasus kecelakaan yang tidak di-cover asuransi adalah kecelakaan yang dialami Abdul Qodir Jaelani, anak dari pendiri grup musik Dewa 19, Ahmad Dhani. Kecelakaan yang terjadi medio 2013 itu cukup membetot perhatian publik.

Abdul Qodir Jaelani atau biasa dipanggil Dul mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi Km 8+200 ketika mengendarai Mitsubsihi Lancer. Akibat kecelakaan maut itu, Dul terluka dan sebanyak tujuh orang tewas.

Dul masuk rumah sakit dan mendapatkan perawatan yang cukup intens kala itu. Dul juga sempat masuk meja operasi sebanyak 5 kali. Total biaya perawatan Dul diklaim oleh ayahnya mencapai sekitar Rp500 juta.

Dhani lantas mengajukan klaim atas biaya berobat Dul tersebut kepada pihak asuransi, yakni Prudential. Nahas bagi Dhani, klaim asuransi kesehatan tersebut ternyata tidak cair lantaran Dul melakukan pelanggaran hukum.

Pelanggaran hukum yang dimaksud karena Dul mengemudikan mobil di bawah umur dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Untuk diketahui, Dul kala itu masih berumur 13 tahun, sehingga secara hukum dinilai melakukan pelanggaran.

Dhani tidak terima anaknya dianggap melanggar hukum. Bahkan, Dhani kala itu mengancam melakukan somasi kepada pihak Prudential, dan membatalkan seluruh asuransinya dengan Prudential.

“Saya membatalkan semua asuransi dengan perusahaan itu [Prudential]. Termasuk asuransi keempat anak-anak. Baik asuransi jiwa, kesehatan, dan anak-anak,” kata Dhani dikutip dari Kontan.

Isi Polis Asuransi Jarang Dibaca

Ada tidaknya kepemilikan SIM memang menentukan cair tidaknya klaim asuransi. PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) membenarkan hal itu. Di dalam polis standar asuransi kendaraan bermotor, kepemilikan SIM memang disebutkan.

“Jika pengemudi tidak memiliki SIM saat kecelakaan, maka klaim tidak dapat diproses. SIM yang mati sama dengan tidak memiliki SIM,” kata Ambar Kusumaningrum, PR Associate Adira Insurance kepada Tirto.

Namun, Adira memberikan sedikit kelonggaran apabila SIM yang mati jaraknya tidak jauh dengan waktu kejadian. Klaim tersebut bisa tetap diproses, namun SIM yang mati itu harus dihidupkan dulu sebelum klaim dicairkan.

Dalam asuransi, pihak tertanggung atau nasabah yang melakukan pelanggaran hukum memang dikecualikan dari penjaminan polis. Asuransi kecelakaan diri Indonesia misalnya, disebutkan penanggung atau perusahaan asuransi tidak menjamin polis apabila tertanggung melakukan pelanggaran hukum. Hal yang sama juga disebutkan di polis asuransi lainnya seperti asuransi kendaraan bermotor, asuransi kesehatan dan lain sebagainya.

Saat mengajukan polis asuransi, calon pembeli biasanya akan diberitahukan mengenai syarat dan ketentuan asuransi. Namun, calon pembeli polis asuransi seringkali melewatkan hal ini, meski sebenarnya penting.

Kondisi ini bisa dibilang amat sering terjadi. Padahal isi polis perlu dibaca seksama untuk mengetahui apa yang dijamin maupun yang dikecualikan, serta semua ketentuan dan syarat telah diatur di dalamnya.

“Kesehatan [paling sering disengketakan]. Itu masih nomor satu. Kendaraan itu nomor dua, yang sifatnya sederhana. Orang-orang tidak paham (polis),” kata Ketua Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI) Frans Lamury kepada Tirto.

Gara-gara itu, sengketa klaim asuransi yang terjadi di Indonesia selama ini lebih banyak dimenangkan oleh pihak perusahaan asuransi, menurut BMAI. Alhasil, nasabah yang sudah membayar premi setiap bulan, terpaksa pasrah klaimnya gagal cair.

Meski sengketa antara penanggung dan tertanggung sering terjadi. Tren kasus sengketa yang masuk ke BMAI dalam tiga tahun terakhir tergolong menurun. Artinya, pelayanan industri asuransi sebenarnya terus membaik.

Pada 2015, jumlah kasus sengketa yang masuk ke BMAI tercatat sebanyak 50 kasus. Tahun berikutnya turun menjadi 42 kasus, dan pada 2017 menjadi 40 kasus. Adapun, sejak BMAI dibentuk pada 2006, total jumlah sengketa mencapai 651 kasus.

Prinsip Asuransi

Mengapa perusahaan asuransi mengecualikan pelanggar hukum dari pencairan klaim?

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody Sudyar Achmad Dalimunthe mengatakan perusahaan asuransi pada dasarnya pasti membayar klaim asuransi dari para nasabahnya. “Namun, ada prinsip-prinsip yang dipegang perusahaan asuransi, yakni memastikan asuransi itu bersih, clear dan tidak menjadi objek mencari keuntungan, mulai dari pembuatan polis sampai dengan proses klaim,” tutur Dody.

Ada enam prinsip universal yang melandasi dibuatnya syarat dan ketentuan dalam sebuah asuransi.

Pertama, prinsip insurable interest atau orang yang berasuransi harus memiliki kepentingan dengan objek pertanggungan.

Kedua, prinsip utmost good faith atau penanggung maupun tertanggung asuransi harus punya itikad baik dalam proses berasuransi, mulai dari pengajuan hingga proses klaim. Kalau itikad tidak baik, klaim bisa ditolak.

Ketiga, prinsip indemnity atau pihak asuransi akan memberikan penggantian klaim sebatas kerugian riil objek pertanggungan. Misal, apabila rumah terbakar sebagian, maka ganti rugi asuransi bukan seluruh nilai rumah.

Keempat, prinsip proximate cause atau pihak asuransi akan memproses klaim berdasarkan apa penyebab utama kerugian. Dengan kata lain, jika penyebab utama sesuai dengan polis, maka asuransi akan membayar klaim.

Kelima, prinsip contribution, dimana jika Tertanggung memiliki dua atau lebih polis asuransi, maka tertanggung akan mendapatkan pembayaran klaim sebatas kepada nilai kerugian riil saja. Hal ini bertujuan untuk menghindari keuntungan dari pembayaran klaim.

Keenam, prinsip subrogation, di mana jika asuransi sudah membayar klaim, lalu ada pihak lain yang ingin memberikan kompensasi finansial kepada tertanggung, maka kompensasi itu diberikan kepada penanggung. Sekali lagi, ini untuk menghindari tertanggung mendapatkan keuntungan dari proses klaim asuransi.

“Asuransi tidak akan mengakomodir hal-hal yang ilegal, sehingga seluruh prosedur akan patuh dengan regulasi yang berlaku. Jadi kalau regulasi menyatakan kendaraan harus memiliki SIM yang sah, maka itu berlaku,” kata Dody.

Namun, tidak menutup kemungkinan, perusahaan asuransi bisa mencairkan klaim pemegang polis, meski pemegang polis bersangkutan tidak memenuhi ketentuan isi polis. BMAI punya pengalaman terkait itu.

Kasus yang dimaksud terjadi pada 2016. Kala itu, BMAI menangani kasus sengketa klaim untuk polis asuransi kecelakaan diri (personal accident). Kasus itu sendiri terjadi di Sulawesi Selatan.

Ceritanya, ahli waris dari Tertanggung menuntut Penanggung untuk membayar manfaat polis sebesar Rp150 juta karena Tertanggung kehilangan satu anggota tubuhnya, yaitu kaki kirinya, termasuk biaya perawatan di Rumah Sakit sebesar Rp30 juta.

Jumlah tuntutan ini sesuai isi polis, termasuk penyebabnya yakni kecelakaan tertusuk paku. Namun setelah diinvestigasi, perusahaan asuransi menolak mencairkan klaim tertanggung lantaran penyebabnya bukan dikarenakan kecelakaan, melainkan akibat penyakit gula yang diderita oleh tertanggung.

Setelah bermediasi, perusahaan asuransi dan nasabah menyepakati klaim diselesaikan secara ex-gratia, tetapi hanya untuk penggantian biaya perawatan selama di rumah sakit, yakni sebesar Rp30 juta.

Secara sederhana, ex gratia diartikan sebagai pembayaran klaim secara kebijaksanaan untuk klaim yang sebenarnya tidak dapat dikenakan. Pembayaran klaim ini semata-mata atas pertimbangan faktor-faktor nonteknis, seperti hubungan baik.

Untuk menghindari klaim ditolak, setiap pemilik polis wajib mencermati, mempelajari, dan memahami isi polis. Bila merasa tidak puas dengan alasan penolakan, pemilik polis bisa meminta bantuan badan yang khusus mengurusi kasus-kasus sengketa asuransi.

Penulis : Ringkang Gumiwang

Sumber : https://tirto.id/mengapa-masalah-sim-bisa-bikin-klaim-asuransi-gagal-cair-c9Uh

Jika anda membutuhkan Asuransi Kecelakaan – PA – Personal Accident silahkan contact kami.

Asuransi PA dengan Premi 700 ribuan dan Proteksi 500 Juta.

Nantikan tulisan saya selanjutnya perihal PA.

Agen Asuransi Syariah Anda

Jhonson SILALAHI [Business Partner]

HP/WA/Tele/Line: 0811. 6363.41

Telp : 0819.6363.41

Email : Jhonson.Silalahi@AllianzLife.co.id

IG
👉👉 @jhonsonsilalahi88

Posted in Tak Berkategori | Tagged , , , , | Leave a comment

The Best Sharia Insurance 2018

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Prestasi sekali lagi menghampiri Allianz Syariah di tahun 2018 ini. Dalam acara Anugerah Syariah Republika 2018, “The Best Sharia Insurance” diberikannya kepada Allianz Life Syariah.

Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras Kita selama ini dalam memasyarakatkan Asuransi Syariah.

Hal ini membuktikan pula bahwa Allianz Syariah terus berkomitmen dalam mengembangkan bisnis syariahnya dan berusaha untuk terus menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.

Sekali lagi selamat untuk Kita semua dan semoga hal ini menjadi pemacu semangat untuk Kita terus memberikan solusi keuangan terbaik bagi masyarakat.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

#AllianzSyariahisNow #Allianz #AllianzIndonesia

Agen Asuransi Syariah Anda

Jhonson SILALAHI [Business Partner]

HP/WA/Tele/Line: 0811. 6363.41

Telp : 0819.6363.41

Email : Jhonson.Silalahi@AllianzLife.co.id

IG :
👉👉 @jhonsonsilalahi88
👉👉@allianzbuss

Posted in Allianz News | Tagged , , , | Leave a comment

Allianz Proses Hak Keluarga Korban Lion Air JT 610

Allianz akan memproses hak-hak keluarganya sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Allianz Indonesia. Bagi keluarga korban dan nasabah lainnya yang ingin mendapatkan informasi dan pengajuan klaim dapat menghubungi layanan

AllianzCare dengan nomor telepon 1500-136 atau email: contactus@allianz.co.id.

Chief of Government Relations, Corporate Events, CSR and Corporate Communication Officer Allianz Indonesia, Kiswati Soeryoko, menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang menimpa penumpang Lion Air JT 610.

“Belasungkawa kami sampaikan kepada seluruh keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang. Kami sangat berduka bahwa beberapa orang diantaranya merupakan nasabah Allianz Indonesia. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Kiswati.

Sumber : WartaEkonomi.co.id

Berikut testimoni seorang Agen AllianzBuss yang bersama sama dengan CAO Allianz dr. Ginawati ke rumah Nasabah yang keluarganya menjadi korban Jatuhnya Lion Air JT-610

Seberapa besarkah premi untuk memiliki Proteksi 2M? Klik Disini

Agen Asuransi Anda

Jhonson SILALAHI [Business Partner]

HP/WA/Tele/Line: 0811. 6363.41

Email : Jhonson.Silalahi@AllianzLife.co.id

Posted in Bukti Claim | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Turut Berbela Sungkawa atas Musibah Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610

Turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya dari keluarga besar Allianz Indonesia atas musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang. Mari berdoa agar keluarga yang ditinggalkan selalu diberi kesabaran dan kekuatan.

Sebagai bentuk komitmen dari Allianz, Anda bisa menggunakan layanan AllianzCare untuk pengajuan dan informasi klaim.

#Allianz #AllianzIndonesia

#allianzbusster #allianzbuss #jt610

Allianz Care : 1500 136

Allianz Care Sharia : 1500 139

Asuransi Jiwa : 08.00-17-00

ContactUs@Allianz.co.id

Asuransi Kerugian & Medical Hotline 24 Jam

cs@Allianz.co.id

Posted in Allianz News, Tak Berkategori | Tagged , , | Leave a comment

Allianz Bayar Claim Jiwa di Pematang Siantar

#AllianzBayarClaim

Allianz kembali Bayar Klaim di Kota Pematang Siantar, 9 Oktober 2018.

Tertanggung Masuk Usia 60 Tahun, dengan Premi Rp. 300.000/bulan, Polis berjalan 13 bulan.

Klaim Meninggal Dunia dibayarkan Allianz sebesar Rp. 79.411.476,-

Semoga Keluarga Alm Sabar dan Tabah.

Terimakasih atas kepercayaan Nasabah kepada kami sebagai Agen Asuransi yang selalu memberikan Pelayanan Terbaik.

Agen Asuransi Anda

Sumarton Purba

Hp: 085359601114

Buss Pematang Siantar

#AllianzBayarClaim

#allianzbusster

#allianzbuss

#sumartonpurba

#jagarsianturi

Posted in Bukti Claim | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

ALLIANZ Bayar Claim Sakit Kritis – Serangan Jantung Pertama, di Kota Pematang Siantar

#AllianzBayarClaim

PT Allianz Life Indonesia kembali Melakukan Pembayaran Klaim Sakit Kritis – Serangan Jantung pertama di Kota Pematang Siantar 1 Oktober 2018. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Agen Allianz BUSS Kota Pematang Siantar, sementara Dana Manfaat ditransfer langsung kepada Tertanggung.

Usia Masuk Tertanggung : 47 Tahun

Premi Rp. 500.000/bulan

Usia Polish 2 Tahun 10 Bulan

Klaim Sakit Kritis SERANGAN JANTUNG PERTAMA

Manfaat : CI Plus 150.000.000

di Bayarkan #Allianz Rp. 150.095.361 & Pembebasan Premi s/d OKTOBER 2033.

Terimakasih atas kepercayan Nasabah terhadap Agen Allianz Buss Pematang Siantar, Semoga Tertanggung Semakin Sehat.

Adapun Alamat Perwakilan Allianz Buss Pematang Siantar adalah di Jl. Cemara No. 28 B (Parluasan) Kel. Kahean Kec. Siantar Utara – Kota PEMATANG SIANTAR.

Agen Asuransi Anda.

JAGAR SIANTURI

HP/WA/TELE: 0811635090

#AllianzSIANTAR

#AllianzBussSiantar

#AllianzJagarSianturi

#BussSiantar

Posted in Bukti Claim | Tagged , , , , , | Leave a comment