Pengertian PEMEGANG POLISH, TERTANGGUNG dan AHLI WARIS pada Asuransi

Asuransi dibeli bukan karena ada orang yang harus meninggal, tetapi karena akan ada orang yang harus bertahan hidup jika seseorang meninggal

Dear Sobat.

Kali ini saya ingin menjelaskan Pengertian dari PEMEGANG POLISH, TERTANGGUNG dan AHLI WARIS dengan Bahasa sederhana. Disetiap Polish Asuransi 3 hal  ini wajib ada hukumnya,  baik kita langsung ke intinya

  1. PEMEGANG POLISH atau POLISH HOLDER adalah : Yang namanya dicantumkan didalam Polish sebagai pihak yang mengadakan KONTRAK asuransi dengan Penanggung (Penanggung = PT. Asuransi X)
  2. TERTANGGUNG atau Insured adalah : Orang yang di-ASURANSIKAN
  3. AHLI WARIS atau TERMASLAHAT atau Beneficiary : Orang yang berhak MENERIMA manfaat meninggal Saja.

Berikut penjelasan Tambahan

  1. Pemegang Polish haruslah memiliki Penghasilan, bisa  dari penghasilan sendiri atau ada orang lain yang menjamin Pemegang Polish bisa membayar premi atau yang membayarkan Premi.
  2. Pemegang Polish bisa Perusahaan/Institusi atau Individu
  3. Selama TERTANGGUNG masih HIDUP maka yang berhak membuat Claim,  menerima Manfaat, NIlai Tunai, mengajukan perubahan isi Polish, mengganti Ahli Waris bahkan melakukan penebusan polish/menutup polish adalah Pemegang Polish
  4. Tertanggung, apalagi Ahli Waris tidak berhak sama sekali untuk menerima manfaat apabila Tertanggung masih Hidup
  5. Tertanggung bisa Orang tua, anak, karyawan, pembantu anda dirumah, tukang kebun anda, driver anda, kekasih anda, sephia anda,  atau siapa saja bisa dijadikan tertanggung
  6. Pemegang Polish bisa sekaligus sebagai tertanggung
  7. Pemegang Polish dan Tertanggung harus sama sama menandatangani Surat Permohonan Asuransi Jiwa (SPAJ)
  8. Hubungan Tertanggung dengan Ahli Waris harus ada Prinsip Kepentingan yang dipertanggungkan / Insurable Interest.
  9. Ahli waris tidak ikut menandatangani SPAJ, tetapi Nama, Tgl Lahir dan Hubungan kekeluargaan Antara tertanggung dan ahli waris harus dinyatakan di Polish.
  10. Hanya Ahli Waris hanya bisa/berhak menerima Manfaat apabila Tertanggung MENINGGAL dunia, dan otomatis Pemegang Polish tidak berhak atas Manfaat apabila Tertanggung sudah Meninggal dunia
  11. Pemegang Polish dan Ahli Waris bisa diganti tetapi Tertanggung tidak bisa diganti. Kecuali untuk Asuransi Kumpulan maka tertanggung bisa diganti.

 

Dibawah ini adalah Cotoh seorang Istri Cantik sebagai Pemegang Polish dan sekaligus sebagai Tertanggung dan Suami Ganteng  sebagai Ahli Waris…

Data Polish Ayu.png

Buat Sobat yang ingin bertanya seputar Topik ini silahkan langsung aja hubungi  agen asuransi kami.

Agen Asuransi Anda

Ayu

HP : 0813.1212.6341

WA/Telegram/Line: 0811.6363.41

Email: Ayu@SilalahiCorporation.com

 

 

Advertisements

About Jeff Jhonson SILALAHI

Penulis adalah Pemerhati Asuransi, Telah mengikuti Pelatihan dan pernah menjadi Financial Consultant dibeberapa Asuransi. Saat ini aktif sebagai Financial Consultant pada Asuransi Allianz Life Indonesia di MEDAN - dibawah Naungan Group Agency Terbesar di Indonesia " BUSSTER"
This entry was posted in Edukasi Asuransi and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s